HOGERS
Pria kelahiran, Bandung, 21 September 1955 ini mengenal HD sejak tahun 1971 dari Kang Ai dedengkot motor Bandung. Sebagai penggemar Harley Davidson tua, Bro Rubi membuktikannya dengan menggunakan salah satu motor kesukaanya, Flat Head 1200 keluaran 1941 menjelajahi Jakarta-Lombok-Jakarta tanpa hambatan apapun. Touring jarak jauh boleh dikatakan spesialisasinya. Hampir semua touring long trip yang diselenggarakan HOG diikutinya. Untuk touring ke luar negeri, Amerika pernah dijelajahinya selama 6 hari, meski tidak semua negara bagian dilewati. Selain Flat Head, sebuah HD jenis Grand Touring tahun 84 mejadi motor pertamanya. Konon motor tersebut hanya ada dua di Indonesia. Hubungan antara hobi motor dan pekerjaannya sebagai pilot sangat re-levan. Seorang pilot membutuhkan reflek dan perhitungan yang tepat. Begitu pula dalam mengedarai motor saat speed tinggi. Tapi adrenalinenya lebih terpacu saat naik motor. Karena saat naik motor kita tidak tau kapan tiba tiba ada yang nyebrang, kondisi jalan yang tidak stabil dan hal-hal lain yang memerlukan konsentrasi penuh. Kesabaran dan penjiwaan saat menunggangi motor sangat dibutuhkan. “Motor apapun mempunyai kenikmatan tersendiri. Rasanya ada kepuasan saat dapat mengikuti karakter dari motor yang kita tunggangi baik itu motor lawas maupun motor baru,” ujar Bro Rubijanto. Meski sibuk sebagai President Director disalah satu maskapai penerbangan ini, mengikuti touring selalu dia sempatkan. Kesetaraan, kebersamaan dan unsur brotherhood adalah dasar pilihan pria yang memiliki tiga orang putra dan satu cucu ini memilih motor sebagai hobinya. Selain menjadi anggota HOG beberapa klub motor lainnya juga diikutinya agar mengenal lebih jauh motor motor yang beredar di Indonesia dan persahabatan sesama bikers meski semua motor miliknya Harley-Davidson.
Rubijanto Adisarwono