Mengerti Dulu Sebelum Memberi Pengertian
Safety Riding Bagi Officer

Keseriusan mensukseskan 2nd Indonesia National HOG Rally 2009 bukan saja dari persiapan administrasi. Namun saat pelaksanaan touring itu sendiri. Ratusan motor akan berkonvoi dari Jakarta ke Bali yang memerlukan penanganan yang serius apalagi kalau bukan masalah safety.
 
Officer yang handal sangat diperlukan dalam memberikan arahan yang tepat saat di jalan. Untuk itulah panitia HOG Rally bersama pengurus bekerjasama dengan JDDC yang dikomandani Bro Jusri menyelenggarkan safety riding bagi para Officer yang akan terjun di HOG Rally.
 
Mengambil tempat di Mabua HD Kelapa Gading Jakarta Utara, sejumlah perlengkapan untuk kursus safety riding nampak diatur sedemikian rupa. Dari barisan con warna orange, lintasan berpasir, lintasan licin beroli, sabun, jembatan dan beberapa perlengkapan lain memadati ruas jalan yang sengaja ditutup untuk kegiatan tersebut.
 
Satu persatu Officer melakukan manuver, teknik pengereman, jalan diatas pasir dan beberapa rintangan lainnya. Beberapa Officer dipaksa harus mengulang berbagai teknik yang mereka rasakan belum maksimal. Hingga akhirnya dapat mereka kuasai dengan benar.
Tujuan dari Safety Riding yang dikhususkan bagi para Officer ini diharapkan untuk memahami betul karakter motor juga untuk memahami bagaimana cara memanage sebuah touring secara berkelompok. Terlebih lagi fungsi Officer memberikan rasa nyaman dan aman pada peserta HOG Rally saat dijalan raya.
 
Mengatur ritme perjalanan dan memberikan instruksi kapan harus high speed kapan low speed dan berbagai informasi yang harus segera dilakukan dalam waktu yang singkat. Salah memberikan informasi akibatnya akan fatal bagi seluruh peserta.
 
Yang paling tepat semua Officer harus dapat mengerti apa fungsi Road Captain, Ass Road Captain, Officer, dan Sweeper. Juga untuk mengetahui kapan mereka harus melakukan fungsi mereka saat touring berlangsung, dan tindakan apa yang harus dilakukan jika ada hal-hal  yang tidak diinginkan  terjadi. Seperti accident hingga masalah teknis.
 
Pelatihan dilakukan selama dua hari. Terbagi atas materi teknis yang dilakukan di dalam ruang dan praktek di lapangan. Untuk pengetahuan dasar bagi seorang Officer waktu dua hari dirasa sudahlah cukup.
 
“Untuk pelatihan seperti ini dua hari memang terlalu singkat, namun kami lihat pada dasarnya para Officer sudah menguasai teknik mengendarai motor HD,” ujar Jusri.
 
Hasil dari kegiatan diatas juga sekaligus mensertifikasi para Officer HOG Jakarta Chapter. Dengan kata lain untuk menjadi Officer minimal mereka sudah melalui sebuah tahapan pelatihan dan mendapatkan sertifikat. Jadi mereka harus mengerti betul sebelum memberikan pengertian kepada orang lain, bagaimana melakukan touring yang baik pada peserta touring.